Kamis, 05 Januari 2017

Biografi Baden Powell

     Nama lengkap bapak pandu adalah Robert Stephanson Smyth Baden Powell, bapak pandu dilahirkan di kota London, Inggris pada tanggal 22 Februari 1857. Nama kecil Baden Powell adalah Ste, Stephe, dan Stephanson dan paling sering dipanggil dengan nama Steevie. Ayahnya bernama Prof. Domine Baden Powell, seorang guru besar diometri di Universitas Oxford, Inggris. Beliau menikah dengan Miss. Henrietta Grace Smyth seorang puteri dari admiral kerajaan Inggris yang terkenal yaitu William T. Smyth. Baden Powell dilahirkan dalam kota besar. Baden Powell memiliki 9 orang saudara, yaitu:
- Warringlon
- George
- Augustus
- Frank
- Penrose
- Agnes
- Henrietta
- Jessie
- Baden Flacher
Bapak pandu bersama saudara-saudaranya bertambah akrab sepeninggal ayahnya yang meninggal pada tanggal 11 Juni 1860. Pada usia 3 tahun, Baden Powell telah menjadi anak yatim sehingga dari sejak usia masih sangat muda, Baden Powell dituntut untuk dapat hidup mandiri, akhirnya Ny. Henrietta Grace memasukkan Baden Powell ke Charter House School tahun 1870, Baden Powell juga mengikuti banyak ekstra, seperti:
1. Marcing band
2. Kulb menembak (rifle cops)
3. Teater
4. Melukis dan menggambar
5. Kiper kesebelasan  Charter House School
Di Charter House School inilah Baden Powell mendapat julukan Bathing Towel. Bapak pandu memiliki seorang sahabat yaitu Kenneth MC Laren. Setelah sempat berpindah-pindah dari satu kota ke kota lain, dari satu daerah ke daerah lain, bahkan dari satu negara ke negara lain. Baden Powell akhirnya bertugas di Mateking, sebuah kota dipedalaman Afrika Selatan. Selama kurang lebih 217 hari (dari tanggal 13 Oktober 1899-18 Mei 1900) karena jasa-jasanya tersebut pangkat Baden Powell diangkat jadi mayor jendral. Selama bertugas di Afrika, Baden Powell banyak melakukan petualangan, sehingga pengalaman-pengalamannya makin bertambah. Karena keberaniannya, Baden Powell memdapat julukan Impeesa dari suku-suku setempat seperti Zulu, Ashanti, dari Metabele. Impeesa mempunyai arti "serigala yang tidak pernah tidur" hal ini disebabkan karen sifat waspada, cekatan, dan keberanian Baden Powell (termasuk tindakan mengambil kalung manik-manik milik raja Dinuzulu). Pada tahun 1901, Baden Powell kembali ke tanah airnya, kemudian Baden Powell sempat pulang dan menulis pengalaman-pengalamannya dalam buku Aids to Scouting pada tahun 1907. Pada tahun 1908, menulis buku Scouting for Boys, buku inilah yang mengakibatkan perkembangan kepanduan semakin besar. Buku ini menyebar diseluruh daratan Eropa sampai daerah-daerah jajahan. Pada tahun 1910, Baden Powell meletakkan dinasnya di ketentaraan dengan pangkat terakhirnya adalah letnan jendral. Pada tahun 1912, Baden Powell mengadakan keliling dunia untuk menemukan para pandu di berbagai negara, dan menikah dengan Olave St Clair Soames kemudian dikaruniai 3 anak:
1. Petter (1913)
2. Hetter (1915)
3. Betty (1917)
Pada tahun 1920, Baden Powell diangkat sebagai Chief Scout of the World dan juga dianugrahi gelar Lord Baden Powell of Giwell dengan julukan bapak pandu oleh raja George V. Baden Powell menghasilkan masa tuanya di Nyeri, Kenya. Beliau akhirnya wafat pada tanggal 8 Januari 1941

Tidak ada komentar:

Posting Komentar